aleksitimia laki-laki normatif
normative male alexithymia
Ringkasan Singkat
Bentuk aleksitimia subklinis pada pria yang dibesarkan untuk mematuhi norma maskulin tradisional yang membatasi ekspresi emosi rentan.
Aleksitimia laki-laki normatif adalah konsep yang diajukan oleh psikolog Ronald F. Levant untuk menggambarkan kesulitan yang dialami banyak pria dalam mengidentifikasi dan mengungkapkan perasaan mereka. Kondisi ini bukan dianggap sebagai gangguan mental bawaan, melainkan hasil dari sosialisasi gender di mana anak laki-laki diajarkan untuk bersikap tegar, kompetitif, dan tidak menunjukkan kerentanan emosional.
Pria dengan kondisi ini mungkin sangat mahir dalam menunjukkan kemarahan atau kebanggaan (emosi yang dianggap maskulin), tetapi berjuang keras untuk mengenali atau membicarakan rasa takut, kesedihan, atau kebutuhan akan kasih sayang. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental pria dan kualitas hubungan intim mereka karena keterbatasan dalam komunikasi emosional.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Levant, R. F. (1992). Toward the reconstruction of masculinity.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.